News Update :
HitzOwner. Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Keluarga Korban Pemenggalan ISIS: Jangan Salahkan Islam

Penulis : Unknown on Senin, 15 September 2014 | 06.15

Senin, 15 September 2014


David Cawthorne Haines korban ISIS 
Liputan6.com, London - Warga asing kembali menjadi korban kekejaman kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Setelah 2 wartawan Amerika Serikat (AS), James Wright Foley dan Steven Sotloff, kini warga Inggris yang jadi sasaran.

Seorang pekerja kemanusiaan asal Inggris, David Cawthorne Haines dilaporkan dieksekusi berdasarkan video pemenggalan yang disebar oleh ISIS, kelompok ekstremis yang secara sepihak memproklamasikan diri sebagai Negara Islam.

Keluarga sangat berduka atas nasib David yang menjadi korban ISIS. Tapi saudara kandung David, Mike Haines meminta semua pihak tidak salah kaprah menilai gerakan ISIS. Kata dia, hal ini bukanlah masalah agama, tapi persoalan kemanusiaan.

"Jangan salahkan Islam atas ulah ISIS. Ini juga bukan salah warga atau keturunan Timur Tengah," ujar Mike, seperti dimuat Al-Arabiya, Senin (15/9/2014).

"Kami melihat banyak aksi radikal yang menyimpang. Dan ISIS juga bukan masalah ras, agama, atau pun politik. Ini adalah masalah kemanusiaan," imbuh dia.

Mike menyarankan pihak internasional tidak gegabah dalam menghadapi ISIS. Menurut dia, perlu cara yang lebih bijak untuk menaklukkan ISIS dan jangan terlalu terburu-buru melancarkan serangan ke kelompok tersebut, demi mencegah jatuhya korban jiwa dari warga sipil yang tak berdosa.

Dalam sebuah video yang disebar pada Sabtu 13 September 2014 malam, terlihat detik-detik sebelum David Haines diduga dipenggal oleh algojo yang merupakan anggota ISIS. Sama seperti 2 video sebelumnya, eksekutor mengenakan pakaian jubah hitam dan si korban memakai baju mirip tahanan berwarna oranye.

Sebelum dieksekusi, David Haines diminta ISIS untuk membacakan pesan kepada Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron. Dalam pesan bertajuk "A Message to the Allies of America", ISIS mengecam langkah Inggris bersekutu dengan AS.

"Anda malah berkoalisi dengan Amerika Serikat melawan ISIS, sama seperti mantan pendahulu Anda, Tony Blair. Anda malah meneruskan tren di antara PM kami yang tidak memiliki keberanian untuk mengatakan tidak kepada Amerika," kata Haines dalam tayangan video tersebut, seperti dimuat The New York Times. [Baca juga: Alan Henning, Warga Inggris Kedua Target Eksekusi ISIS]
Perdana Menteri Inggris David Cameron mengecam keras aksi pembunuhan yang dilakukan ISIS. Pemerintah Inggris akan memburu para pembunuh Haines

"Kekejian ISIS harus diakhiri dengan jalan yang tenang dan terencana. Mereka (ISIS) bukanlah Muslim, melainkan monster," tegas Cameron.

Melalui video, ISIS sebelumnya dikabarkan telah memenggal dua wartawan Amerika Serikat, yakni James Foley dan Steven Sotloff. ISIS mengatakan Foley dan Sotloff dibunuh sebagai pembalasan atas serangan udara Amerika terhadap wilayah-wilayah kekuasaan mereka di Irak. (Ein)
Credit: Rizki Gunawan
komentar | | Read More...

Alan Henning, Warga Inggris Kedua Target Eksekusi ISIS

ISIS Penggal Warga InggrisSetelah mengklaim memenggal kepala warga Inggris bernama David Cawthorne Haines, kelompok ISIS mengancam akan membunuh sandera berikutnya dari negara yang sama.

Dilansir dari BBC, Senin (15/9/2014), pria berkebangsaan Inggris yang akan dieksekusi kelompok Daulah Islamiyah itu disebutkan bernama Alan Henning.

Ancaman itu dilontarkan dalam video pemenggalan warga negara Inggris bernama David Haines, yang dipublikasikan ISIS akhir pekan. Kemunculan pria bernama Alan Henning ditunjukkan pada bagian akhir rekaman tersebut.

Perdana Menteri Britania Raya David Cameron mengatakan, pemerintah Inggris akan memburu para pembunuh Haines, seorang pekerja kemanusiaan, yang ia sebut sebagai 'pahlawan Inggris'.

"Kekejian ISIS harus diakhiri dengan jalan yang tenang dan terencana," kata Cameron.

Cameron pun mengecam keras aksi pembunuhan yang dilakukan ISIS. "Mereka bukanlah Muslim, melainkan monster," jelas dia.

"Kami akan melakukan apa saja yang kami bisa, untuk memburu para pembunuh ini dan memastikan mereka diadili, berapa lama pun waktu yang dibutuhkan," tambah Cameron.

Ayah 2 Orang Anak

Henning diculik ISIS saat bekerja sebagai relawan pengantar bantuan kemanusiaan di Suriah bersama Haines. Pria berusia 47 tahun itu adalah ayah dua anak dari kota Salford.

Wartawan BBC Catrin Nye mengatakan, ia pernah bertemu dengan Henning sebelum berangkat ke Suriah.

"Ia menceritakan kepada saya bahwa pengalamannya di kamp pengungsi Suriah telah mengubah hidupnya," ujar Catrin.

"Ia sangat tersentuh dan mengatakan sejak kembali ke Inggris situasi di sana (Suriah) telah berubah jauh, dan ia sangat ingin kembali lagi untuk membantu rakyat Suriah, sambung Catrin.

"Semua yang kenal dan pernah bertemu Alan mengatakan ia adalah pria yang sangat lucu dan sangat baik. Ia cuma pria biasa, seorang ayah yang bekerja sebagai sopir taksi dan punya hobi memancing, serta sangat ingin membantu rakyat Suriah," tambah Catrin.

Dilansir dari VOA News, pejabat-pejabat Inggris dan keluarga Henning sebelumnya meminta media untuk tidak mempublikasikan namanya. Hal itu dilakukan demi alasan keselamatan Henning. Tetapi permintaan itu dicabut Minggu siang.

Pihak keluarga pun akhirnya mengeluarkan foto Alan Henning untuk publikasi.
ISIS mengancam akan membunuh Henning jika Inggris tetap ikut serta dalam koalisi pimpinan Amerika untuk melawan kelompok mereka.
Jika video pemenggalan ini terbukti keasliannya, maka Haines menjadi orang asing ketiga yang dibunuh dalam beberapa pekan ini. Sebelumnya ISIS juga telah membunuh wartawan Amerika James Foley dan Steven Sotloff. (Ein)

komentar | | Read More...

Surat ancaman ISIS untuk SBY ditemukan pegawai pos di Batam

Kapolda Kepulauan Riau Brigjend Pol Arman Depari memastikan pengirim surat ancaman dari jaringan Negara Islam di Irak dan Syria (ISIS) untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang ditemukan Petugas Kantor Pos Batam hanyalah orang iseng.

"Itu hanya orang iseng," kata Kapolda usai menghadiri peresmian Politeknik Pariwisata Batam (Batam Tourism Polytechnic/BTP) di Batam Kepri, seperti dikutip dari Antara, Senin (15/9).

Kapolda mengatakan Polri belum mengetahui identitas pengirim surat yang isinya mengancam akan mengebom ibu kota Jakarta itu. "Identitas asli belum, kalau identitas yang palsu ada," kata Kapolda.

Aparat kepolisian juga belum memeriksa petugas Kantor Pos Batam untuk menyelidiki pengirim surat ancaman itu. Kapolda mengatakan sampai saat ini Polda Kepri juga belum membuat operasi pengamanan khusus untuk mengawasi pergerakan warga negara asing di provinsi kepulauan itu dalam mengantisipasi penyebaran gerakan ISIS.

Meskipun Kepri adalah pintu masuk WNA ke tiga terbesar di Indonesia setelah Jakarta dan Bali, namun menurut Kapolda, kondisi di Kepri masih terkendali.

"Pengawasan kami lakukan terus, tidak perlu terkait ISIS, kami lakukan," kata pria yang baru menjabat Kapolda Kepri beberapa pekan.

Sementara itu, di Palu, polisi menangkap empat orang WNA karena diduga terlibat jaringan ISIS. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Komisaris Besar Polisi Agus Riyanto mengatakan empat WNA itu ditangkap Polda Sulawesi Tengah dan Detasemen Khusus 88 Anti Teror di Desa Marantale, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Dari identitas yang didapat, mereka adalah A Basyit, A Bozoghlan, A Bayram, A Zubaidan, yang awalnya diduga sebagai warga negara Turki. Riyanto mengaku sejauh ini pihaknya menduga keempat warga asing itu berencana ke Poso untuk bergabung dengan kelompok Santoso yang difasilitasi terduga teroris, Mochtar, yang berada di Poso, yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang.
Sumber: Merdeka.com
komentar | | Read More...

Militan Afganistan Siap Gabung dengan ISIS

Penulis : Unknown on Rabu, 03 September 2014 | 01.48

Rabu, 03 September 2014


Para anggota militan Afganistan yang bersekutu dengan Taliban tengah mempertimbangkan untuk bergabung dengan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang kini menyebut diri sebagai Negara Islam (IS/DI).

Kepada BBC, Selasa, 2 September 2014, salah satu komandan militan di Afganistan, Mirwais, mengatakan jika ISIS memang merupakan kekhalifahan sejati, maka mereka ingin bergabung dengannya. »Jika mereka memang memenuhi syarat, kami yakin pemimpin kami akan menyatakan kesetiaan kepada ISIS,” kata Mirwais.

Tak hanya berencana untuk bergabung dengan ISIS, militan Afganistan juga memuji keberhasilan ISIS mendirikan kekhalifahan. »Mereka memang pejuang hebat. Kami berdoa untuk mereka,” ujar Mirwais.

Ancaman ini sangat mengkhawatirkan. Jika Taliban memang akhirnya bergabung dengan ISIS, hal ini akan memberi dimensi baru terhadap perlawanan bersenjata yang sekarang sedang berlangsung.

Apalagi Afganistan kini sedang goyang akibat perselisihan mengenai pemilu presiden.
Pemilihan presiden yang diadakan bulan Juni itu masih terus dipersengketakan. Belum ditetapkan siapa yang akan memimpin negara tersebut. Saat ini penghitungan ulang suara masih terus dilangsungkan di tengah ketegangan yang masih membayang.

Sumber: Tempo
komentar | | Read More...

ISIS Ingin Bebaskan Wanita Ini Dari Penjara AS

Penulis : Unknown on Senin, 25 Agustus 2014 | 04.13

Senin, 25 Agustus 2014

 
Sebelum memenggal kepala seorang wartawan Amerika Serikat, kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan sempat meminta tebusan. Daulah Islamiyah juga menuntut dibebaskannya seorang wanita Pakistan yang dipenjara AS d
i Forth Worth, Negara Bagian Texas. Aafia Siddiqui namanya.

Aafia yang dikenal sebagai dedengkot wanita tertinggi dalam Al Qaeda didakwa di pengadilan Negara Bagian New York pada tahun 2010 dengan tuduhan percobaan pembunuhan dan penyerangan.

Seperti dilansir Liputan6.com dari San Antonio Express (22/8/2014), Siddiqui adalah seorang ahli syaraf (neuroscientist) dengan gelar sarjana dari Massachussetts Institute of Technology (MIT) dan gelar doktor (Ph.D) dari Brandeis University.

Ia dipenjara di Pusat Kedokteran Federal di Carswell, suatu penjara wanita di Forth Worth yang dihuni 1.828 narapidana.

Pembebasan Siddiqui adalah salah satu permintaan dalam daftar yang dibuat IS sebagai tawaran untuk membebaskan para tawanan warga AS, demikian menurut New York Times.
Namun demikian, AS menerapkan kebijakan untuk tidak tawar menawar dengan kelompok-kelompok teroris.

Sidiqqui (42) ditengarai menjadi peyandang dana dan kurier bagi Al Qaeda. Al Qaeda sendiri telah memutuskan hubungan dengan ISIS pada awal 2014 ini karena taktik kelompok yang disebut IS yang luar biasa kejamnya.

Siddiqui dikenakan pidana penjara selama lebih dari 80 tahun untuk percobaan penembakan dua orang perwira AS yang sedang menyidiknya di Afghanistan. Ia menolak tuduhan ini.

Siddiqui yang awalnya pindah ke Houston pada 1989 bersama saudara lelakinya untuk melanjutkan pendidikan tertembak dalam peristiwa itu.

Pemerintah Pakistan bersikeras bahwa Siddiqui tidak bersalah atas dakwaan itu dan menyerukan kepada AS untuk membebaskannya.

Pada Selasa lalu, sebuah video buatan kelompok esktremis itu menayangkan pemenggalan James Foley, seorang wartawan lepas warga AS yang ditangkap hampir dua tahun lalu selagi meliput di Suriah.

Seorang anggota ISIS, yang berpakaian serba hitam, mengeluarkan ancaman kekerasan terhadap para tawanan warga AS yang ditahan kelompok itu jika AS meneruskan serangan-serangan udara mereka di Timur Tengah terhadap kelompok yang disebutkan dalam video itu.

Presiden Barack Obama mengatakan bahwa orang-orang yang bertanggung jawab atas kekejian itu akan diseret ke pengadilan. Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan pada Kamis pekan lalu bahwa ISIS akan "dihancurkan" dan "diremukkan."

Gubernur Negara Bagian Texas, Rick Perry, pada Kamis lalu mengatakan adanya "kekhawatiran besar" bahwa anggota-anggota ISIS atau kelompok-kelompok ekstrem lainnya menyusup ke negara itu melalui perbatasan Texas-Mexico. (Riz)

Sumber: Liputan 6
komentar | | Read More...

Ini Kata Perempuan Yang Diculik Oleh Anggota ISIS

Penulis : Unknown on Rabu, 20 Agustus 2014 | 19.03

Rabu, 20 Agustus 2014

Seorang perempuan Yazidi berusia 17 tahun, yang menjadi salah satu korban penculikan dari kelompok ISIS melakukan sambungan telepon secara sembunyi kepada keluarganya, pada Ahad 17 Agustus 2014. Perempuan itu mengatakan bahwa ISIS akan menjadikannya budak atau menikah dengan salah satu anggota ISIS.

Perempuan ini diculik dari rumahnya di Mosul. Dia dibawa dengan bus ke penjara selama 3 hari, kemudian dipindahkan ke lokasi yang yang diduga sebagai tempat dia menelepon keluarganya.
Dikutip dari Daily Mail pada Rabu 20 Agustus 2014, ini pertama kalinya ada telewicara yang dilakukan korban penculikan dari penjara milik ISIS.

Perempuan ini menceritakan, ada seorang perempuan hamil yang bersamanya mengatakan lebih baik jet tempur datang meledakkan bom di sini dan menyelematkan kami atau membunuh kami semua. Lebih baik mati daripada dipaksa harus hidup dengan kelompok ISIS.

Kekejaman yang dilakukan ISIS terhadap perempuan-perempuan yang mereka culik di antaranya, meminta dokter melakukan tes keperawanan kepada para tahanan untuk memastikan bahwa mereka "layak" untuk para militan. Kemudian pemimpin ISIS menyetujui adanya "Jihad Al Niqah", aturan yang memperbolehkan para militan ISIS memilih perempuan yang dia inginkan untuk jadi budak seks. Perempuan dan anak yang ditahan juga bisa dijual untuk menjadi budak atau didiamkan hingga mati kelaparan.

Berdasarkan laporan dari aktifis Yazidi, para sandera yang diculik oleh ISIS, ditempatkan di penjara, sekolah, masjid, rumah sakit bahkan di rumah pribadi yang berada dibawah kendali ISIS.
Faysal Sherif, 27 tahun, mahasiwa program master di universitas Turki, mengatakan ISIS telah menculik istri dan anaknya. Istrinya yang membawa telepon genggam sempat memberi kabar kepadanya.

Istrinya berujar berada di penjara Telafar selama 12 hari, kemudian dipindahkan ke sebuah sekolah. Mereka harus memilih antara pindah agama atau mati kelaparan. Banyak anak-anak yang diculik menderita dehidrasi dan diare.

Shivan, seorang pejuang Yazidi yang bergabung dengan tentara Irak, melaporkan ISIS menculik 700 orang dari 3 kota. Mereka mengambil perempuan dan anak-anak, dan membunuh semua laki-laki. Mereka yang diculik berada di penjara Talafar, penjara di Badash dan Mosul.

Sumber: Tempo
komentar | | Read More...

Pangeran Arab Saudi Kena Rampok di Paris

Penulis : Unknown on Senin, 18 Agustus 2014 | 20.40

Senin, 18 Agustus 2014

Seorang pangeran Arab Saudi menjadi korban perampokan di Paris, Prancis, pada Ahad malam waktu setempat. Perampok yang diduga terorganisir ini berhasil mengambil sejumlah uang tunai dan beberapa dokumen yang sensitif milik sang pangeran.

Perampokan ini terjadi saat sekitar selusin mobil konvoi akan berangkat ke Le Bourget. Namun, di tengah jalan delapan perampok dengan dua mobil BMW memaksa salah satu mobil konvoi berhenti di dekat Porte de la Chapelle.

"Para perampok menghentikan mobil, mengambil alih kemudi dan melarikan diri. Mereka membawa serta supir, pelayan, dan pengawal pangeran," kata seorang pejabat polisi, seperti dilaporkan Reuters, Senin, 18 Agustus 2014.

Dari hasil rekaman video CCTV, perampok itu terlihat membawa senjata, tapi polisi masih menyelidiki hal tersebut. Tidak ada yang terluka dalam kejadian ini, tapi perampok itu mengambil uang tunai dengan jumlah US$ 335 ribu atau sekitar Rp 3,9 miliar. Mobil Mercedes Viano dengan pelat Jerman yang dicuri kemudian ditemukan sudah terbakar di pinggir kota Paris.

Lewat salah satu media pemerintahan Arab Saudi, Kedutaan kerajaan di Paris membenarkan kasus itu. Media itu juga menambahkan bahwa mobil yang dirampok adalah fasilitas dari kedutaan. Pangeran itu juga membawa dokumen yang sensitif. Namun, media itu tidak menyebutkan nama pangeran yang kerampokan itu.

Perwakilan Serikat Polisi di Paris, Rocco Contento, mengatakan bahwa kerja perampok itu sangat teratur dan memiliki informasi yang lengkap. Contento juga menduga perampokan ini adalah salah satu dari kelompok penjahat di Eropa Timur yang terorganisir.

Sumber: Tempo
komentar | | Read More...

Alasan Israel Ogah Buka Perbatasan Gaza

http://fuh.my/wp-content/uploads/2013/12/Gambar-Tembok-Pemisah-Israel-Palestin5.jpgPerundingan antara Palestina dan Israel berlangsung alot. Kedua belah pihak belum mencapai kata sepakat sehingga bisa mengakhiri serangan dari kedua belah pihak.

Desakan Palestina untuk membuka blokade perbatasan ditentang Israel yang meminta untuk melucuti pasukan Hamas.

Menurut laporan BBC, Selasa, 19 Agustus 2014,  Israel berkeras tidak membuka blokade Gaza sepenuhnya. Alasannya, mereka khawatir milisi Hamas akan memanfaatkan perbatasan yang terbuka untuk menyelundupkan senjata.

Israel juga mengaku risau Hamas akan kembali membangun jaringan terowongan apabila impor bahan bangunan ke Gaza dilonggarkan.

Namun, Utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Timur Tengah, Robert Serry, menyatakan PBB siap mengawasi pengiriman bahan bangunan ke Gaza.

Menurut dia, impor bahan bangunan sangatlah penting mengingat kehancuran luar biasa di Gaza telah meningkatkan kebutuhan kemanusiaan ke taraf yang belum pernah ada sebelumnya.

Menurut data, Serry menyebutkan sekitar 16.800 unit rumah di Gaza hancur sehingga berdampak kepada 100 ribu warga Palestina. Tak hanya itu, lebih dari 100 fasilitas milik Badan PBB untuk pengungsi Palestina telah rusak.

Sumber: Tempo
komentar | | Read More...

Israel Mau Damai Asal Hamas Tak Mengganggu

Penulis : Unknown on Minggu, 17 Agustus 2014 | 18.36

Minggu, 17 Agustus 2014

Tank militer Israel - AFP/Menahem KanahaPembicaraan gencatan senjata jangka panjang antara Hamas dan Israel berlangsung di Kairo, Mesir, Ahad (17/8/2014) malam malam waktu setempat. Perundingan yang ditengahi tuan rumah itu menghasilkan beberapa kesepakatan.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan siap menerima kesepakatan gencatan senjata jangka panjang jika Hamas tidak menggangu keamanan negaranya. Untuk itu, Benjamin mengingatkan kepada Hamas agar tidak kembali melancarkan serangan agar Israel diam.

"Kami akan setuju untuk mencapai kesepakatan gencat senjata, jika ada respon yang jelas untuk kebutuhan keamanan kami," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu seperti yang dilansir scmp.com, Senin (18/8/2014).

Senin merupakan batas waktu gencatan senjata keduanya sejak lima hari lalu. Karenanya, Benjamin berharap negosiator di Mesir dapat secepatnya mencari jalan keluar supaya pertempuran yang kurang lebih berlangsung lima pekan dengan ribuan nyawa melayang itu segera berakhir.

Benjamin mengatakan gencatan senjata jangka panjang yang disepakati kedua pihak bakal membuka jalan untuk pengiriman bantuan untuk pengungsi yang berada di daerah konflik.

Di sisi lain, Hamas tak mau kalah. Mereka mengajukan sebelas tuntutan. Di antaranya, blokade jalur Gaza dengan Israel dan Mesir dicabut serta pembentukan pelabuhan dan bandara di Gaza, koordinasi dengan Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat, pembangunan kembali Gaza, dan perpanjangan zona perikanan Gaza.

Namun, mengutip ucapan pejabat Hamas, surat kabar Mesir, Al Shorouk melaporkan, sebelas tuntutan yang diinginkan Hamas ditolak sebelum perundingan berlangsung. "Proposal tuntutan untuk perjanjian gencatan senjata permanen dengan Israel ditolak," kata pejabat Hamas Izzat al-Risheq Sabtu dalam sebuah posting di halaman Facebook pribadinya.

Sejauh ini, konflik antara Israel dan Hamas setidaknya telah memakan korban sebanyak 1.980 warga Palestina. Korban tewas pada konflik ini mayoritas dialami oleh warga sipil. Sementara itu, di Israel sebanyak 64 tentara dan tiga warga sipil tewas.

Sumber: Metro
komentar | | Read More...

700 Warga Sheitat Dipenggal Kelompok ISIS


Aktivis hak-hak asasi manusia (HAM) Suriah mengatakan Kelompok Negara Islam (Islamic State/ISIS) mengeksekusi sedikitnya 700 orang dari suku Sheitat, Suriah Timur, dengan cara dipenggal kepalanya dalam dua pekan terakhir.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan, Sabtu, 16 Agustus 2014, aktivis HAM Suriah yang berbasis di London, Syrian Observatory for Human Rights, menyebut mayoritas korban adalah warga sipil. Warga suku Sheitat yang bermukim di wilayah timur Suriah, dipenggal kepalanya setelah ditangkap oleh kelompok ISIS. (Baca: Indonesia Bukan Negara Agama, SBY Tolak ISIS)

Sekitar 100 dari 700 yang dieksekusi adalah pejuang Sheitat yang melawan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Sisanya, sekitar 600 orang lagi adalah warga sipil.

Para korban adalah warga Desa Ghranij, Abu Hamam, dan Kashkiyeh di provinsi yang dikuasai ISIS, Deir Ezzor. Aktivis HAM mendapatkan data tersebut dari jaringan aktivis dan para medis di lapangan.

Menurut Ketua Observatory, Rami Abdel Rahman, nasib 1.800 anggota suku Sheitat lainnya belum diketahui.

Hari Sabtu, oposisi, Koalisi Nasional Suriah (SNC), meminta Amerika Serikat dan sekutunya juga menggempur kelompok IS di Suriah, seperti yang dilakukan di Irak. Dalam jumpa pers di Turki, pemimpin SNC, Hadi al-Bahra, menuduh komunitas internasional bersikap standar ganda.

"Tidak ada alasan bagi mereka untuk tetap menutup mata atas apa yang terjadi di Suriah, kami telah menerima laporan didukung dengan dokumen dan video soal kejahatan kemanusiaan yang dilakukan ISIS setiap hari di Deir Ezzor," kata Al Bahra seperti dilansir Al Jazeera, Ahad, 17 Agustus 2014. (Baca: Waspadai Pencurian Paspor untuk Kepentingan ISIS)

Video pemenggalan yang beredar di dunia maya tampak terjadi di desa-desa tempat tinggal suku Sheitat. Tayangan memperlihatkan sejumlah pria tertawa dan mengolok-olok korban dengan meniru kambing saat mereka melakukan eksekusi.

Beberapa korban adalah korban luka dalam pertempuran melawan kelompok ISIS. Laporan mengatakan militan ISIS menyeret mereka dari rumah sakit Hujein dan pusat medis di Kota Mayadeen sebelum memotong kepalanya.

Pembunuhan terjadi setelah tetua Sheitat menolak pembaiatan atau sumpah setia terhadap ISIS. (Baca: Satu Lagi Video Seruan Jihad ISIS Beredar)

Minggu lalu, salah seorang pemimpin Sheitat mendesak militan IS untuk bertobat dan meninggalkan kelompok itu. Dia mengimbau para pengikut ISIS menjalankan pertobatan dan meminta pengampunan Allah, dan meninggalkan apa yang dia sebut sebagai "gerombolan murtad."

Mereka kemudian membunuh beberapa militan ISIS dan memperlihatkan mayat mereka di Sheitat.

Sumber: Tempo
komentar | | Read More...

Korban Tewas Akibat Virus Ebola Mencapai 1.013 Orang

Penulis : Unknown on Sabtu, 16 Agustus 2014 | 19.46

Sabtu, 16 Agustus 2014

Virus Ebola (Ebola Virus Disease/EVD) yang mewabah di beberapa negara Afrika Barat sejak awal Februari 2014, saat ini kasusnya meningkat tajam dan mendapatkan perhatian serius dari dunia Internasional.
Petugas Investigasi World Health Organization (WHO), Priagung Adhi Bawono, memaparkan data terbaru WHO tanggal 11 A
gustus 2014 menunjukkan telah terdapat 1.848 kasus dengan 1.013 kematian.
Laki-laki yang akrab disapa Agung ini menambahkan kasus tersebut tersebar di empat negara yaitu di Guinea, Liberia, Nigeria, dan Sierra Leone.
"Penyebaran EVD harus terus diwaspadai oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia, mengingat penyakit ini belum ada  obatnya dan tingkat risiko kematiannya (CFR) mencapai 90 persen," ucapnya pada Tribun Jateng, Rabu, (13/8/2014).
Priagung menerangkan  virus ebola tidak menular lewat udara. Penularan melalui kontak langsung dengan darah atau sekret tubuh, dan feses.
"Ebola dapat dengan cepat menular antar manusia yang ditularkan dengan kontak langsung melalui jaringan tubuh, darah, sekresi, dan cairan tubuh lainnya. Dapat juga melalui kontak tak langsung, misalnya lewat cairan yang sudah terkontaminasi dengan virus yang berada pada manusia terinfeksi virus ebola," terangnya.
Priagung memberitahukan gejala penyakit ini antara lain demam, nyeri otot dan sakit tenggorokan. Kemudian dengan cepat meningkat mengalami muntah, diare serta pendarahan internal dan eksternal.

Sumber: Tribun
komentar | | Read More...

Korea Utara Tidak Terlihat Oleh Satelit

Penulis : Unknown on Jumat, 15 Agustus 2014 | 19.13

Jumat, 15 Agustus 2014

Wah, Korea Utara Ternyata 'Hilang' dari Foto Satelit Luar Angkasa!
Stasiun Luar Angkasa Internasional baru-baru ini merili sejumlah foto penampakan Bumi yang diambil saat malam hari dengan menggunakan kamera berteknologi NightPod. Uniknya, dari sekian banyak negara dan lokasi yang tampak, hanya satu negara yang tidak berhasil tertangkap kamera, yakni Korea Utara.

Dilansir dari Daily Mail, gambar tersebut diambil belum lama ini di wilayah yang meliputi Rusia, Cina, Korea Utara dan Korea Selatan. Dari keempat negara tersebut, hanya wilayah Korea Utara yang terlihat gelap dan seperti tidak pernah ada di muka Bumi.

Anggapan bahwa negara pimpinan Kim Jong Un tersebut adalah sebuah negara yang tertutup dan kurang pergaulan dengan dunia luar dinilai menjadi salah satu alasan kenapa Korea Utara tidak tampak dari gambar yang ditangkap kamera yang dipasang di satelit tersebut.

Sementara di ibukota Korea Selatan, Seoul terlihat sangat jelas bagaimana kehidupan manusia berlangsung di sana dengan adanya cahaya yang meliputi jelas di seluruh bagian negara Korea Selatan. Padahal, Seoul sendiri hanya berjarak sekitar 35 mil dari perbatasan Korea Utara.

Cahaya yang terlihat di bagian Korea Utara yang mengindikasikan adanya kegiatan dan kehidupan manusia di sana hanyalah terlihat di ibukota Pyongyang. Itu pun masih kalah jauh dengan jumlah cahaya yang ada di Kota Seoul, tetangga mereka.
komentar | | Read More...

Cina Pakai Daging Kadaluarsa Untuk Makanan Cepat Saji

http://media4.wartanews.com/contents/media/berita/eeea7de3-2c6c-7adb-df4d-beb102fa3b39.jpgChina - Berbagai cabang jaringan restoran cepat saji di Cina, termasuk McDonald`s dan KFC, berhenti menggunakan daging sapi dan ayam dari satu pemasok di Shanghai menyusul tuduhan perusahaan itu menjual daging kedaluwarsa.

Dalam pernyataannya, McDonald's mengatakan telah berhenti menggunakan produk Husi Food.

Langkah itu diambil setelah diberitakan oleh televisi setempat bahwa pekerja di perusahaan Husi Food secara sengaja mencampur daging sapi dan ayam yang sudah kedaluwarsa dengan bahan-bahan segar untuk mengelabui pemeriksa makanan dari jaringan restoran cepat saji.

Pihak berwenang Shanghai telah menutup Husi Food dan menyita sejumlah produk yang diduga mengandung daging kedaluwarsa.

Kasus ini sekarang sedang diselidiki polisi dan menurut para pejabat kepolisian, pihak-pihak yang bertanggung jawab akan menghadapi "hukuman berat".

Selain McDonald's dan KFC, jaringan waralaba yang diberitakan sempat dipasok dengan daging kedaluwarsa adalah Pizza Hut. Baik Pizza Hut maupun KFC berada di bawah payung perusahaan Yum Brands di Cina.

Kepercayaan konsumen terhadap keselamatan dan kebersihan makanan di Cina ternodai oleh sejumlah skandal belakangan ini, antara lain susu formula yang dicampur dengan melamin untuk meningkatkan kadar protein. PRLM.(*/Hitz)
komentar | | Read More...

Tentara Hamas Tangkap Sejumlah Mata-mata Asing di Gaza

Penulis : Unknown on Minggu, 07 April 2013 | 02.11

Minggu, 07 April 2013

Gaza - Gerakan perlawanan Palestina, Hamas mengatakan pasukan keamanan telah menangkap sejumlah orang atas tuduhan spionase untuk agen mata-mata Barat dan Arab tertentu di Jalur Gaza.

Situs Kementerian Dalam Negeri Hamas mengutip seorang kepala keamanan dalam negeri, Mohammed Lafi, mengatakan bahwa setengah dari mereka telah mengaku sebagai kolaborator.

"Jalur Gaza penuh dengan badan-badan intelijen Barat, seperti Amerika, Inggris, Perancis dan Jerman," kata Lafi, menambahkan bahwa agen mata-mata Arab tertentu juga beroperasi di Gaza. "Mereka semua membidik sasaran Gaza dan Hamas," katanya.

Lafi menambahkan bahwa, "Hamas memiliki daftar kolaborator yang akan ditangkap setelah waktunya bagi mereka untuk bertobat telah habis."

Pejabat Hamas juga memperingatkan terhadap dugaan kolaborator informasi Palestina kepada badan-badan mata-mata asing.

Pada pertengahan Maret, Kementerian Dalam Negeri Hamas memperingatkan mata-mata rezim Israel bahwa mereka akan dikejar tanpa ampun jika mereka tidak menyerahkan diri pada 11 April.

Deputi Menteri Dalam Negeri Hamas Kamel Abu Maddi mengatakan, terlepas dari kerusakan bahwa kolaborator telah dilakukan terhadap rakyat dan masyarakat kami, kita akan berurusan diam-diam dengan siapa saja yang bertobat.
komentar | | Read More...

Perang Korea berlanjut

Penulis : Unknown on Minggu, 31 Maret 2013 | 20.19

Minggu, 31 Maret 2013

Diktator Kim Jong un telah memperingatkan dia berencana melepaskan perang Nuklir ia mengatakan pada hari sabtu hanya ada dua pilihan lakukan atau mati untuk pertempuran terakhir

Korea Utara memiliki sejarah yang sangat rumit dengan kata-kata, mempertahankan ambiguitas serta menjadi sangat pintar dengan bahasa, korea tidak selalu  menerjemahkan kedalam bahasa inggris yang tepat

Ini adalah situasi yang sangat ambigu tetapi Korut memberikan sinyal mereka bersedia untuk menjalankan resiko yang lebih tinggi

Korut percaya negara lain akan takut dan menerima Korut sebagai negara yang memiliki senjata Nuklir

Mereka berpikir, untuk pembangunan ekonomi dan modernisasi, mereka harus memiliki kecakapan militer mengagumkan, termasuk senjata nuklir.

Secara internal mereka mengatakan ini adalah ilmiah dan sudah terbukti. Mereka mengatakan: "Lihatlah apa yang terjadi pada Gaddafi, ke Uni Soviet dan Gorbachev. Mereka terjual habis. Kami murni, kami biasa, kita spesial. "
komentar | | Read More...

karna alasan ruang ICU penuh seorang dokter tega membunuh pasiennya

Penulis : Unknown on Sabtu, 30 Maret 2013 | 04.24

Sabtu, 30 Maret 2013


Brasil- Dokter harusnya menyelamatkan pasiennya dari kematian tapi tidak dengan prinsip Virginia Soares de Souza. Dokter asal Brasil ini justru sengaja membunuh tujuh pasiennya agar tempat tidur di ruangan ICU tidak penuh.

De Souza yang bekerja di Rumah Sakit Evangelico ini ditangkap pada bulan Februari lalu. Selain De Souza, masih ada tiga dokter, tiga perawat, dan fisioterapis yang diduga turut membantu. Dan kini mereka semua tengah menghadapi proses pengadilan.

Yang lebih mmngejutkan lagi, Kementerian Kesehatan Brasil bahkan curiga de Souza juga bakal bertanggungjawab terhadap kematian 300 pasien lainnya.

"Saya ingin membersihkan unit perawatan intensif. Ini (pasien) membuatku gatal," kata seorang jaksa yang berhasil menyadap telepon De Souza seperti dilansir dari Reuters, Jumat (29/3/2013).

Teknik De Souza menghabisi nyawa pasiennya memang sangat halus. Ia dan tim nya memberikan obat relaksasi otot kepada pasien. Tak lupa, pasokan oksigen kepada sang pasien pun dikurangi secara perlahan-lahan.

Ada salah seorang pasien yang baru beberapa menit sebelumnya meminta untuk diambilkan minum. Saat perawat kembali ke tempat tidur, dia sudah menemukan pasien tersebut tak lagi bernyawa.

"Saat perawat kembali, dia kaget si pasien sudah tidak bernyawa," ujar kepala tim penyelidik kementerian, Mario Lobato.

Jika jaksa berhasil membuktikan De Souza bertanggungjawab terhadap pembunuhan 300 pasien, bisa jadi ini tragedi bagi dunia kedokteran. De Souza pun mengalahkan kekejian Harold Shipman, dokter Inggris yang terbukti membunuh 260 pasiennya
komentar | | Read More...

Puluhan warga Muslim di Sit Kwin Myanmar meninggalkan kampungnya

Sit Kwin- Puluhan muslim yang ada di Sit Kwin, Myanmar mendadak menghilang dari kampung mereka. Diduga mereka sengaja menghilang karena mendapatkan kabar yang beredar akan adanya serangan ratusan warga Budha.

Sit Kwin merupakan desa kecil berpenduduk 2000 orang dengan warga muslim tidak lebih dari 5 persen. Menghilangnya warga muslim tersebut diduga karena mencoba melarikan diri dari kekerasan warga Buddha belakangan ini.

Karena aksi serangan itu, rumah, toko, dan bahkan masjid hancur. "Kami tidak tahu di mana mereka berada," kata sopir taksi, Aung Ko Myint, seperti dilansir Reuters (30/3/2013).

Seperti diketahui Myanmar adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, warga muslim di sana tak lebih dari 5 persen. Sebanyak 42 orang tewas dalam kekerasan yang meletus di Meikhtila pada 20 Maret lalu. Kerusuhan yang dipimpin oleh warga Buddha garis keras itu telah menyebar ke 10 kota dan desa di pusat Myanmar.

Presiden Myanmar, Thein Sein menyatakan akan berupaya sebisa mungkin agar tak semakin banyak warganya yang menjadi korban kekerasan.

"Saya tidak akan ragu untuk menggunakan kekuatan sebagai upaya terakhir untuk melindungi nyawa dan sarana umum," kata Presiden Thein Sein, Kamis (28/3)
komentar (1) | | Read More...

Kawanan anjing menyerang, Gadis remaja berumur 14 tahun di Inggris tewas

Penulis : Unknown on Rabu, 27 Maret 2013 | 20.15

Rabu, 27 Maret 2013

London - Inggris digemparkan oleh Seorang gadis remaja berusia 14 tahun di Inggris ditemukan tewas secara mengenaskan. Remaja ini diserang secara brutal oleh 5 ekor anjing yang lepas kontrol.

Menurut Kepolisian setempat yang mendapat laporan warga mendatangi sebuah rumah di kawasan Atherton, dekat Manchester, Inggris bagian barat laut, Di dalam rumah tersebut, polisi menemukan si gadis tergeletak tak bernyawa dan dikelilingi oleh sejumlah anjing yang terlihat agresif.

"Dia (remaja-red) dikonfrontasi oleh sejumlah anjing yang nampak agresif dan tak terkendali," demikian pernyataan kepolisian setempat seperti dilansir AFP, Rabu (27/3/2013).

Aparat setempat menembak mati Empat ekor anjing yang menyerang remaja tersebut  Sedangkan anjing kelima diamankan di dalam rumah.

Empat ekor anjing yang ditembak mati diketahui merupakan dua ekor jenis bullmastiff yang berukuran besar dan berotot, serta dua ekor jenis Staffordshire bull terrier yang berukuran sedang namun berotot.

Polisi setempat masih menyelidiki kejadian yang sebenarnya hingga remaja tersebut bisa kehilangan nyawa. yang Diyakini, remaja yang tidak disebutkan namanya ini tengah berkunjung ke rumah di kawasan Atherton tersebut namun menemukan tidak ada seorangpun di dalam rumah, kecuali anjing-anjing tersebut. Tidak diketahui siapa pemilik rumah tersebut.

Kepala Kepolisian Manchester, Inspektur Mark Kenny. menyatakan "Sementara penyelidikan kami untuk mencari tahu kejadian sebenarnya masih berlangsung, luka-luka yang diderita remaja ini menunjukkan bahwa dia memang telah diserang oleh kawasan anjing,"

Lebih lanjut, Kenny menyatakan, pihaknya juga memeriksa keempat anjing yang ditembak mati sebagai bagian dari penyelidikan. Kenny pun menyampaikan duka cita mendalam bagi keluarga si remaja dan menyebut insiden ini sangat memprihatinkan.

Pihak Keluarga si remaja menolak saat ditemui dan dimintai komentar oleh media setempat. Sedangkan seorang warga setempat menyatakan, bahwa anjing-anjing di rumah yang menjadi lokasi kejadian tersebut memang dikenal agresif.

seorang wanita yang enggan menyebutkan nama mengungkapkan "Setiap kali Anda berjalan melewati rumah tersebut, mereka akan menggonggong dengan keras dan seperti menggila. Anda akan merinding dibuatnya,"
komentar | | Read More...

Salah isi bahan bakar mobil kepresidenan Barak Obama Mogok

Penulis : Unknown on Kamis, 21 Maret 2013 | 22.34

Kamis, 21 Maret 2013

Israel - Kejadia memalukan menimpa kunjungan Barack Obama ke Israel The Beast atau Si Buas, kendaraan kepresidenan AS, mogok ketika menuju bandara untuk menjemput Presiden Barack Obama yang sedang mengunjungi Israel.

Kendaraan yang berjenis  Limousine Cadillac buatan General Motors yang diterbangkan lebih dulu ke Israel untuk membawa Obama selama kunjungan di negara tersebut terpaksa dibawa dengan truk angkut karena mogok. Untungnya, pemerintah AS membawa kendaraan cadangan yang bentuknya serupa.

Barak Obama yang tiba di Bandara Ben Gurion Tel Aviv pada Rabu (20/3/2013) siang waktu setempat pun kemudian dibawa menggunakan helikopter dari Bandara menuju Jerusalem.  The Beast diduga mogok akibat salah isi bahan bakar minyak (BBM). Kendaraan dengan pelat setebal lima inci itu diisi bensin padahal mesinnya adalah diesel.

Pasukan pengawal Presiden Amerika Serikat yang disebut Secret Service mengeluarkan pernyataan sehubungan kejadian tersebut.

“Salah satu kendaraan berpelindung mengalami masalah teknis di Israel. Ini sebabnya kami membawa tidak hanya satu kendaraan dan mekanik dalam setiap kunjungan,” kata Juru Bicara Secret Service, Edwin Donovan.

Namun pasukan pengawal Presiden AS tidak memberikan penjelasan kalau kendaraan itu diisi bensin atau diesel maupun penyebab kerusakan kendaraan.
komentar | | Read More...

Kunjungan Barack Obama ke Israel di sambut Roket oleh miltan Hamas

Israel - Kunjungan Barack obama tidak menyurutkan niat hamas untuk meluncurkan roket  Dua roket ditembakkan oleh para gerilyawan di Jalur Gaza yang dikendalikan Hamas pada Kamis (21/3), menghantam Israel selatan

"Satu meledak di halaman belakang satu rumah di Sderot, menyebabkan kerusakan dan kedua mendarat di lapangan," kata juru bicara polisi Micky Rosenfeld kepada AFP, merujuk pada kota yang sangat dekat dengan perbatasan Gaza, yang dikunjungi oleh Obama pada perjalanan sebelumnya pada 2008 ketika ia masih seorang senator

Obama tiba di Israel pada Rabu (20/3) untuk kunjungan pertama sejak terpilih sebagai presiden, dan diharapkan untuk melakukan perjalanan ke Ramallah pada Kamis pagi untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas.

Itu adalah serangan roket kedua sejak berakhirnya konfrontasi mematikan selama delapan hari antara Israel dan pejuang Hamas pada November yang berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi Mesir, dan telah hampir sepenuhnya dihormati.

Pada 26 Februari, para gerilyawan menembakkan roket tunggal yang mendarat di dekat kota pesisir selatan Ashkelon dalam serangan yang mereka katakan untuk memprotes kematian seorang tahanan Palestina di tahanan Israel setelah diinterogasi.

Selama delapan hari pertumpahan darah pada November, yang menelan korban 177 orang Palestina dan enam Israel, pihak militer mengatakan 933 roket menghantam Israel, sementara 421 lainnya dicegat di udara oleh sistem anti-peluru kendali Iron Dome yang didanai AS.

Obama mengunjungi sistem Iron Dome kebanggaan, sesaat setelah tiba di negara itu pada Rabu sore
komentar | | Read More...

Sample Text

 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger